Thursday | April 2, 2026
Subscribe
  • Home
  • Kategori
    • Gereja dan Pelayanan
    • Hiburan Rohani
    • Ibadah Kategorial
    • Renungan
    • Olahraga
  • Nasional
  • Pemerintah Provinsi Kalteng
  • Palangka Raya
  • Home
  • Kategori
    • Gereja dan Pelayanan
    • Hiburan Rohani
    • Ibadah Kategorial
    • Renungan
    • Olahraga
  • Nasional
  • Pemerintah Provinsi Kalteng
  • Palangka Raya
  • Home
  • Kategori
    • Gereja dan Pelayanan
    • Hiburan Rohani
    • Ibadah Kategorial
    • Renungan
    • Olahraga
  • Nasional
  • Pemerintah Provinsi Kalteng
  • Palangka Raya
  • Home
  • Kategori
    • Gereja dan Pelayanan
    • Hiburan Rohani
    • Ibadah Kategorial
    • Renungan
    • Olahraga
  • Nasional
  • Pemerintah Provinsi Kalteng
  • Palangka Raya
Blog
Home Renungan Pertumbuhan Rohani yang Sehat
Renungan

Pertumbuhan Rohani yang Sehat

Admin01 January 22, 2024 5 min read 0
50
Share

Pdt. Daniel Susanto S. Th

Kolose 2:6-8 (TB)  Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.

Pendahuluan

Dalam setiap pergantian hari, bulan dan tahun tentunya semua orang mengharapkan sebuah progres yang semakin baik.  Namun terkadang apa yang kita harapkan berbeda dengan kenyataan yang ada. Dan ketika harapan dan kenyataan yang berbeda itu menghampiri hidup kita, tidak jarang banyak yang putus asa, kecewa dan lebih parah lagi meninggalkan Tuhan.

Oleh karena itu, dalam mengisi hari-hari di tahun yang baru ini, kita perlu memperbaiki komitmen kita dengan Tuhan.

Sedikit tentang Latar Belakang Surat Kolose. Surat ini ditulis dengan maksud menegaskan tentang Supremasi Yesus terhadap Semesta ini.

Tujuan Rasul Paulus menulis Surat ini karena dirinya mendengar bahwa jemaat Kolose sedang digoyahkan dengan berbagai praktek dan ajaran yang menyimpang. Ajaran-ajaran dan praktik-praktik Fake/ tidak benar di Kolose memengaruhi para jemaat di sana dan mengancam iman mereka. Sehingga Surat ini dipakai untuk mengingatkan setiap orang percaya supaya hidupnya berfokus kepada Tuhan dan mengalami pertumbuhan rohani yang maksimal dan berpadanan dengan kebenaran Firman Tuhan.

Dizaman sekarang ini, banyak hal yang dapat menggoyahkan Iman, selain dari pada ajaran Palsu tentang Yesus. Sering kali kita mendengar godaan tersebut dalam bentuk Kedudukan (takhta), Kekayaan (Harta) dan Cinta. Oleh ketiga hal ini, banyak sekali yang gagal dan menggadaikan imannya.

Paulus memberitakan perintah dengan kata “Hendaklah.” Dalam artian, dirinya ingin jemaat tetap dalam komitmen mereka ketika mereka pertama kali menyatakan iman percayanya dan mengikut Yesus.

Pesan ini juga berlaku bagi kita yang hidup di era milenial yang serba digital ini. Sehingga kita perlu merekomitmen kembali dalam mengiring Dia.

Kenapa kita perlu memperbaiki komitmen dengan Tuhan?

Hal yang menarik adalah Paulus menggunakan beberapa kiasan yang berhubungan dengan tumbuhan, bangunan kekuatan ketika menggambarkan sikap (Komitmen) di dalam mengikut Tuhan. Pertama, komitmen dalam mengiring Tuhan diperlukan agar iman dan pengaharapan kita berakar semakin dalam dan kuat.

Umat Tuhan seringkali digambarkan seperti pohon. Pohon tentu memiliki agar yang berfungsi menyokong dan mengikat tubuh tumbuhan agar berdiri kuat di tanah. Selain itu akar juga befungsi sebagai tempat untuk menyimpan cadangan makanan. Akar sebagai bagian tumbuhan untuk menyerap air dan mineral yang diperlukan. (Bandingkan dengan Mazmur 1: 1-3; 92: 13-14).

Orang yang imannya berakar di dalam Tuhan Yesus, tidak akan digoyahkan oleh persoalan apapun juga.  Untuk dapat berakar, seseorang harus memiliki pemahaman dan pengenalan yang benar tentang Pribadi Yesus. Sebagai mana yang tertuang dalam Kredo atau Pengakuan Iman yang diwariskan oleh Para rasul.

Yang kedua, Umat Tuhan seringkali digambarkan dengan sesuatu yang berhubungan dengan bangunan atau tembok. Disini Kata “dibangun” menunjukkan sesuatu yang dibentuk, dibuat , dijadikan dengan maksud tertentu bisa sebagai tempat tinggal, berteduh dll.

Tentunya menjadi sebuah bentuk yang baik. Tidak ada seorang tukang bangunan membuat karyanya dengan serampangan. Agar dalam kondisi cuaca apapun tetap kokoh berdiri.

Demikian juga dengan kita. Kita dibangun dengan berbagai hal; kesuksesan, keberhasilan, gesekan, kekecewaan, kehilangan. Apakah dalam setiap kondisi tersebut kita masih memiliki pemahaman dan pengenalan akan Tuhan Yesus secara benar atau tidak.

Dalam kesuksesan, bahkan tidak sedikit seseorang jatuh dalam dosa dan disatu sisi dalam situasi yang tidak mengenakkan tidak jarang juga seseorang malah memiliki iman yang kuat. Atau sebaliknya, ada orang yang bisa bersyukur ketika diberi kelimpahan dan ada seseorang yang meninggalkan Tuhan saat kesengsaraan terjadi. Kesemua hal itu membentuk pribadi dan membangun iman kita.  Agar, (Yang Ketiga) kita semakin bertambah Teguh/Kuat.

Ingatlah “Setiap hal yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita, dengan maksud agar kita menjadi pribadi yang kuat, berkarakter dan berintegritas. “

Tujuan Rasul Paulus menulis Surat Kolose ini karena dirinya mendengar bahwa jemaat Kolose sedang digoyahkan dengan berbagai praktek dan ajaran yang menyimpang. Ajaran-ajaran dan praktik-praktik palsu di Kolose memengaruhi para jemaat di sana dan mengancam iman mereka. Sehingga Surat ini dipakai untuk mengingatkan setiap orang percaya supaya hidupnya berfokus kepada Tuhan dan mengalami pertumbuhan rohani yang maksimal dan berpadanan dengan kebenaran Firman Tuhan.

Untuk itu (yang Keempat), Selalu bersyukur (Melimpah dengan syukur). Dalam setiap kondisi Rasul Paulus mengingatkan jemaat Kolose untuk bersyukur Melimpah dengan syukur. Dalam perspektif iman Kristen Bersyukur menjadikan kita dapat melihat karya keselamatan yang telah dikerjakan Yesus Kristus atas hidup kita. Selain itu, bersyukur juga memampukan seseorang menjalani hidup dengan kualitas iman yang selalu mengandalkan Tuhan Yesus karena Dia ada bersama di sepanjang perjalanan kehidupan ini. Bandingkan dengan Filipi 4:6, melalui ucapan syukur kecemasan karena kekuatiran yang berlebihan akan sirna. Karena dengan mengucap syukur kita mempercayakan hidup kita kepada Sang Pemilik Kehidupan ini, yakni Yesus Kristus yang telah menebus kita melalui kematianNya di Salib.

Akhirnya, milikilah pemahaman dan pengenalan yang benar tentang Dia. Dengan mengenal Yesus secara benar dapat terhindar dari informasi dan pengajaran yang menyimpang tentang Yesus.  Sehingga kita selalu memiliki kewaspadaan dan “Berhati-hati dengan ajaran Palsu (Filsafat Kosong).”

Pada saat surat Kolose ini ditulis Paulus, kemungkinan besar ada kelompok atau aliran tertentu yang menerbarkan pemahaman dan ajaran-ajaran yang berpotensi menyelewengkan kebenaran. Matthew Henry dalam Commentary nya mengatakan bahwa ungkapan kehati-hatian (blepete), bukan sebuah perintah yang mendadak tetapi tingkat kewaspadaan yang cukup tinggi sebab adanya oknum atau tertentu yang mencoba goyahkan iman yang benar di dalam Kristus (Matthew Henry).

Post Views: 716
Bertumbuh di Dalam TuhanBertumbuh di Dalam TuhanJanuary 10, 2024
Memilih Dengan CintaFebruary 14, 2024Memilih Dengan Cinta

Related PostsBest

Renungan

Memilih Dengan Cinta

Admin01 February 14, 2024
Renungan

Bertumbuh di Dalam Tuhan

Admin01 January 10, 2024

Recent Posts

  • GPPK Kalteng Terus Bertumbuh
  • Hadapi Masalah Pertanahan, Teras Dorong Pembentukan Tim advokasi GKE
  • Tingkatkan Kebersamaan, SPB GKE Palangka Ajak Warga Jamaat Bersihkan Lingkungan Gereja
  • Memilih Dengan Cinta
  • Pertumbuhan Rohani yang Sehat

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • April 2023

Categories

  • Gereja dan Pelayanan
  • Hiburan Rohani
  • Olahraga
  • Palangka Raya
  • Pemerintah Provinsi Kalteng
  • Renungan
Featured author image: Pertumbuhan Rohani yang Sehat

Hi, ImGina Vayner!

We pack in here just the things you need to start a News/Review/Blog and this come with a very reasonable price!

Top Rated News
No posts were found for display
Latest Sport News
No posts were found for display
Article Categories
  • Gereja dan Pelayanan 21
  • Hiburan Rohani 4
  • Olahraga 1
  • Palangka Raya 5
  • Pemerintah Provinsi Kalteng 8
  • Renungan 3
Featured image: Pertumbuhan Rohani yang Sehat

Creative Blog & Magazine WordPress Theme

Buy Now
Most Popular News
No posts were found for display

Sumber Hidup
“Sumber hidup “ merupakan media rohani Kristen yang bersifat independen yang didedikasikan untuk jurnalisme alkitabiah dan kebebasan pers. “Sumber hidup “ Sendiri terinpirasi dan mempunyai makna bahwa Allah adalah segala sumber kehidupan bagi semua mahluk hidup khususnya umat manusia yang sejatinya Sumber Kehidupan itu berasal dari Sang Pemberi Kehidupan yaitu Allah seperti yang tertulis di Kitab Injil, Tuhan Yesus berkata: “Akulah jalan, Kebenaran, dan Hidup : tidak ada manusia yang datang kepada Bapa, tanpa melalui Aku” (Yohanes 14:6)

Twitter Facebook-f Pinterest-p Instagram

In Socials

Top Rated News

No posts were found for display

Links & Categories

About Us Need Help? Content Guide Virtus Store Privacy Terms of Use Advertising Jobs
Tech World Lifestyle Business Sport Travel Popular Latest

Subscribe

Get the best stories into your inbox! Stay always in touch!

    * Don’t worry, we don’t spam

    Copyright © 2020 Virtus by WebGeniusLab. All Rights Reserved.

    Create with Love for Creative People